Bantul. Suaraglobal.news – Sidang Senat Terbuka Institut Seni Indonesia Yogyakarta Dalam Rangka Pengukuhan Guru Besar Dr. Irwandi, S.Sn., M.Sn. diselenggarakan pada hari/tanggal senin, 5 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB bertempat di Concert Hall Institut Seni Indonesia Yogyakarta Jln. Parangtritis KM. 6,5 Sewon Yogyakarta.
Pidato Pengukuhan Guru Besar, Prof. Dr. Irwandi, S.Sn., M.Sn. berjudul “Praktik Sintesis Fotografi: Cyanogram sebagai Dialek dan Modus Retoris untuk Kritik Kemanusiaan”. Prof. Irwandi mengatakan, Momentum ini merupakan kesempatan yang baik bagi saya untuk memaparkan jejak kekaryaan dan pemikiran di bidang fotografi. Kesempatan yang hadir sebagai salah satu hasil dari kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia yang memberikan rekognisi yang setara kepada jurnal ilmiah internasional bereputasi dan rekam jejak, diseminasi, atau eksibisi karya di tingkat internasional. Rekognisi ini patut diapresiasi karena Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, melalui Direktorat Sumber Daya, dengan sigap menyiapkan berbagai norma dan regulasi sehingga karya seni ditempatkan sejajar dengan jurnal ilmiah. Secara pribadi, saya juga merasa bangga menjadi dosen pertama di ISI Yogyakarta yang memperoleh persetujuan untuk menapaki jabatan akademik Guru Besar melalui jalur karya seni. Oleh karena itu, pidato ilmiah ini saya harapkan dapat menjadi salah satu tawaran model penyiapan rekognisi karya bagi dosen-dosen berikutnya yang akan menempuh proses kenaikan jabatan akademik Guru Besar melalui jalur karya seni.
Cyanogram sebagai Dialek dan Modus Retoris Fotografi dalam Kritik Kemanusiaan. Melalui fotografi cetak tua, cyanotype, dan cyanogram, saya menempuh perjalanan artistik dari ketertarikan teknis, artistik, dan diseminatif menuju wilayah konseptual. Cyanogram menjadi salah satu pendekatan yang saya hasilkan dalam praktik seni dan saya harapkan dapat memberikan kontribusi reflektif bagi kemanusiaan. Sejalan dengan Flusser 2000, hlm. 27–29), praktik fotografi tidak dipahami sebagai proses mekanis yang sepenuhnya ditentukan oleh apparatus, melainkan sebagai kerja kreatif untuk menemukan berbagai kemungkinan baru di dalam fotografi. Fotografi cetak tua, termasuk cyanogram, menyimpan potensi yang signifikan sebagai cara bertutur melalui karakter visual yang khas. Kesadaran ini tumbuh ketika intensi penciptaan saya bergeser dari persoalan menghasilkan cetakan nostalgis menuju upaya menghasilkan cetakan yang menyampaikan gagasan. Teknik tidak lagi menjadi tujuan, tetapi menjadi sumber daya visual untuk membangun makna. Setiap unsur dalam cyanogram—tubuh, pose, objek, warna, material, dan proses pencetakannya—bukan lagi elemen estetik yang berdiri sendiri, melainkan gugus kosakata visual asosiatif yang disusun menjadi pernyataan bermakna. Akhirnya, saya ingin menunjukkan bahwa cyanogram telah menjadi dialek fotografi sekaligus modus retoris. Modus tersebut terwujud melalui pengorganisasian tubuh, warna, material, komposisi, dan abstraksi sebagai argumentasi visual yang mengarahkan pemirsa pada pemaknaan tertentu. Dalam hal ini, retorika hadir sebagai strategi penyusunan tanda untuk membangun kritik kemanusiaan. Tubuh menjadi subjek yang luas dan luwes sebagai penanda untuk membicarakan isu-isu kemanusiaan. 2). Perkembangan Lebih Lanjut dengan Fotografi Cetak Tua.Hingga saat ini, cyanogram sesungguhnya hanya satu dari tiga bidang yang saya kembangkan dalam pendalaman fotografi cetak tua. Selain dalam praktik kekaryaan, pengetahuan dan kemampuan saya di bidang fotografi cetak tua juga saya upayakan dapat berkontribusi terhadap pengembangan kurikulum di Jurusan Fotografi dan praktik preservasi fotografi. Kini, mata kuliah Fotografi Cetak Tua wajib ditempuh oleh mahasiswa Jurusan Fotografi, FSMR, ISI Yogyakarta sebagai sarana untuk mengasah kreativitas dan kemampuan bereksperimen. Dalam perkembangan terbaru di bidang preservasi foto, saya berkolaborasi dengan beberapa dosen Program Studi Konservasi Seni, FSRD, ISI Yogyakarta. Saya mengetuai tim riset preservasi foto dalam kerja sama antara ISI Yogyakarta dan University for Continuing Education Krems, Austria. Kolaborasi ini merupakan upaya untuk turut merawat arsip foto di Indonesia yang sebagian besar dibuat dengan teknik albumen print dan silver gelatin print. Penelitian tersebut didukung oleh ASEAN–European Academic University Network (ASEA UNINET). Salah satu hasil riset itu, pada 9–11 November 2026, saya akan menjadi salah satu pembicara dalam konferensi preservasi fotografi Le temps des épreuves. 50 ans de préservation des photographies di Musée du Quai Branly–Jacques Chirac, Paris, Prancis. Pada Desember 2026, saya juga akan mengisi lokakarya cyanotype di Faculty of Arts, Universidad de la República, Uruguay. Bagi saya, fotografi cetak tua menjadi sarana untuk berkarya, mengajar, dan berkontribusi dalam pelestarian arsip fotografi.
Sebelum menutup pidato ini, izinkan saya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih. Segala puji dan syukur saya panjatkan kepada Allah SWT atas seluruh kemurahan-Nya dalam perjalanan karier saya, di tengah berbagai kekurangan diri saya sebagai seorang hamba. Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang telah menetapkan jabatan Guru Besar dalam kepakaran ilmu fotografi kepada saya. Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada sahabat-sahabat saya jajaran pimpinan (WR I: Dr. Dewanto Sukistono, M.Sn.; WR II Dr. Dra. Suryati, M,Hum., WR III: Dr. M. Kholid Arif Rozaq, S. Hut., M.M. serta Para Dekan, Direktur dan Ketua Lembaga – semuanya calon profesor) juga kepada Senat Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang telah menyetujui serta mengusulkan saya sebagai Guru Besar. Ungkapan terima kasih yang tulus saya sampaikan kepada Dekan dan Senat FSMR serta Ketua Jurusan Fotografi, FSMR, ISI Yogyakarta yang telah menyetujui usulan kenaikan jabatan saya. Kepada para guru yang telah mendidik saya sejak di SD hingga tingkat SMA, saya menghaturkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Kepada dosen pembimbing akademik saya, Bapak Mahendradewa Suminto, M.Sn.; guru dan dosen pembimbing skripsi saya, Prof. Drs. Soeprapto Soedjono, M.F.A., Ph.D., yang juga membimbing tesis dan menjadi kopromotor disertasi saya; juga kepada Drs. H. Risman Marah, M.Sn. baik sebagai dosen pembimbing dan dosen yang sangat berpengaruh di FSMR ISI Yogyakarta; kopromotor disertasi saya, Dr. Gabriel Roosmargo Lono Lastoro Simatupang, M.A., dari Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa UGM, terima kasih sebesar-besarnya atas seluruh curahan ilmu dan bimbingan. Terima kasih juga saya sampaikan kepada rekan-rekan sejawat di Jurusan Fotografi, FSMR, ISI Yogyakarta serta para dosen dan guru saya di FSMR, ISI Yogyakarta: Bapak Subroto Sm., Edial Rusli, Alexandri Luthfi, Arief Eko Suprihono, Johnny Hendarta, Stephanus Setiawan, Herry Gunawan, almarhum Tantyo Sukadar, Syaifudin Iskandar, Tanto Harthoko, dan Empu Ageng Oscar Motuloh. Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada pimpinan dan staf LPPM ISI Yogyakarta atas kesempatan melakukan penelitian. Saya juga berterima kasih kepada para Kepala Biro di lingkungan ISI Yogyakarta tenaga kependidikan di bagian kepegawaian, baik di fakultas maupun institut, atas seluruh bantuan dalam mengurus kenaikan jabatan Guru Besar ini. Terima kasih saya sampaikan kepada sahabat fotografi saya, Bapak Suherry Arno atas segala dukungannya; Sjaiful Boen dan Kun Tanubrata atas ajakan untuk terus berkarya; Konfir Kabo dan Dewi Sartika Bukit dari Project Eleven Australia, ibu Agatha Anne Bunanta dari FPSI, serta Brian Arnold dari Cornell University atas dukungan dan kolaborasi. Tak lupa, terima kasih kepada adik-adik saya di KOPPI yang turut membersamai proses kekaryaan saya dan terus mendiseminasikan fotografi cetak tua.
Ungkapan terima kasih dan hormat yang tak terhingga saya sampaikan kepada kedua orang tua saya, almarhum Drs. H. Ibrahim Umar dan ibu saya tercinta, R.A. Yustina Pandjono, yang telah mengasuh dan mendidik saya dengan penuh cinta kasih serta senantiasa mendoakan saya hingga dapat meraih pendidikan dan karier yang mengantarkan saya pada jabatan Guru Besar. Kepada mertua saya, almarhum H. Ruslan Pannunu dan almarhumah Siti Sabariah, saya mengucapkan terima kasih atas perhatian, kasih sayang, dan dukungan doa kepada keluarga kami. Kepada saudara-saudara kandung dan ipar, saya mengucapkan terima kasih atas cinta kasih, kebersamaan, dan persaudaraan kita. Terakhir, saya mengucapkan terima kasih kepada istri tercinta nan sholehah, Zuhudiyah, S.Farm., Apt., serta anak-anak saya, M. Taju Abrar Riza, Fadya Ramadhani El Sahlani, M. Fajri Ramadhan, dan Nahda Aisyah Afiqa, yang telah bersabar serta memberikan cinta, perhatian, dan dukungan yang kuat kepada saya selama ini. Saya percaya, ada sosok istri dan ibu yang luar biasa dibalik kesuksesan seorang suami. Kalian semua telah menjadi kekuatan dan warna-warni dalam kehidupan keluarga.
Kepada hadirin yang terhormat, perkenankan saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kesabaran dalam mengikuti pidato pengukuhan ini. Saya tentu memohon doa kelancaran dan kesuksesan dalam menjalani tugas dalam jabatan akademik ini, pasti akan banyak tantangan. Profesor Fotografi di Indonesia sangat langka di tengah banyaknya pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan. Kepada seluruh kolega dosen ISI Yogyakarta, saya mengajak, mari susul saya untuk mencapai jabatan akademik ini. Dan dalam kapasitas saya selaku rektor, saya ingatkan bahwa ISI Yogyakarta menunggu berbagai kiprah dan upaya para dosen untuk mencapai jabatan akademik tertinggi, berkontribusi pada masyarakat, lembaga, dan negara melalui seni yang berdampak. Akhirnya, Saya memohon maaf apabila terdapat hal yang kurang berkenan. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa selalu melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Amin.
Kepustakaan:
Barthes, R. (1977). Image–Music–Text (S. Heath, Trans.). Fontana Press; Bate, D. (2009). Photography: The Key Concepts. Berg; Clarke, G. (1997). The Photograph. Oxford University Press; Deeb-Swihart, J., Polack, C., Gilbert, É., & Essa, I. (2017). Selfie-presentation in everyday life: A large-scale characterization of selfie contexts on Instagram. Proceedings of the International AAAI Conference on Web and Social Media, 11(1), 42–51; Estrin, J. (2012, April 23). Not just a jump, but levitation. Lens, The New York Times. https://archive.nytimes.com/lens.blogs.nytimes.com/2012/04/23/not-just-a-jump-bulevitation/; Faccio, D., & Velten, A. (2018). A trillion frames per second: The techniques and applications of light-in-flight photography. Reports on Progress in Physics, 81(10),
105901. ; Fetveit, A. (1999). Reality TV in the digital era: A paradox in visual culture? Media, Culture & Society, 21(6), 787–804. ; Flusser, V. (2000). Towards a Philosophy of Photography. Reaktion Books.; Irwandi. (2005, 5 Februari). “Old Print”, alternatif proses fotografi. Kompas, Rubrik PIKSEL. ; Arsip Kompas.id. ; Irwandi. (2005). The Old Print [Katalog pameran tunggal]. Toko Buku Toga Mas, Yogyakarta. ; Kress, G., & van Leeuwen, T. (2006). Reading Images: The Grammar of Visual Design (2nd ed.). Routledge.; Sekula, A. (1982). On the invention of photographic meaning. In V. Burgin (Ed.), Thinking Photography (pp. 84–109). Macmillan. ; Turner, B. S. (2008). The body and society: Explorations in social theory (3rd ed.). SAGE Publications.; Van Dijck, J. (2008). Digital photography: Communication, identity, memory. Visual Communication, 7(1), 57–76. ; Wells, L. (Ed.). (2021). Photography: A Critical Introduction (6th ed.). Routledge.
Daftar Riwayat Hidup. Nama: Profesor Dr. Irwandi, M.Sn NIP 197711272003121002. Pangkat dan Golongan: Pembina Utama Muda, IV/c Jabatan: Guru Besar, terhitung mulai 1 Agustus 2026 Tempat dan tanggal lahir: Pontianak, 27 November 1977 Kepakaran di bidang Ilmu Fotografi

Keluarga. Profesor Dr. Irwandi, M.Sn., adalah anak kelima dari pasangan (Alm) Drs. H. Ibrahim Umar dan R.A. Hj. Yustina Pandjono. Menikah dengan Apt. Zuhudiyah, S. Far. dan dikaruniai 4 orang anak, yakni Muhammad Taju Abrar Riza, Fadya Ramadhani El Sahlani, Muhammad Fajri Ramadhan, dan Nahda Aisyah Afiqa.
Riwayat Pendidikan. 1997 LPK, Modern School of Design, Yogyakarta; 1998 – 2003 Sarjana Seni (Fotografi) Jurusan Fotografi, Fakultas Seni Media Rekam, ISI Yogyakarta; 2006 -2008 Magister Seni (Pengkajian Seni/Fotografi), Program Pascasarjana ISI Yogyakarta; 2010 – 2016 Doktor (Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa) Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Riwayat Jabatan Dosen dengan Tugas Tambahan. 1.Sekretaris Jurusan Fotografi, Fakultas Seni Media Rekam, ISI Yogyakarta (2004-2006); 2.Ketua Jurusan Fotografi, Fakultas Seni Media Rekam, ISI Yogyakarta (2017-2020); 3. Dekan Fakultas Seni Media Rekam, ISI Yogyakarta (2020-2023); 4.Pembantu Rektor Bidang Akademik 2023-2024; 5. Rektor ISI Yogyakarta Periode 2024-2028.
Sertifikasi: 2026 Fotografer Master/ Master Photographer, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).; 2025 Fotografer Madya/ Middle Photography, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).; 2024 Asesor Kompetensi/Assessor Of Competency, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Penghargaan: 1998 Perunggu Kategori Cetak Warna Salon Foto Indonesia; 1999 Accepted, Eksposisi Slide Indonesia, Universitas Taruma Negara 2000 Accepted, Salon Foto Alternatif, HISFA, Yogyakarta; 2016 Satyalancana Karya Satya 10 tahun; 2024 Satyalancana Karya Satya 20 tahun.
Penugasan: 1. Asesor Beban Kerja Dosen (BKD); 2. Reviewer Penelitian DIPA ISI Yogyakarta; 3. Tim Perumus Portofolio Fotografi LTMPT-SNPMB (2018-2023); 4.Panitia Antar kementerian dan/atau Antar nonkementerian Pembahasan Rancangan Peraturan Presiden tentang Rencana Aksi Nasional Pemajuan Kebudayaan Tahun 2026–2029; 5.Exhibition Centre Director, Galeri Pandeng FIAP Exhibition Centre (2020-2025); 6.Penulis Tetap Rubrik Fotografi Kompas.id (2020-2024); 7. Komite Skema LSP ISI Yogyakarta (2020-2023); 8. Advisory Board Sekolah Pascasarjana UGM (2025); 9. Chief Editor – SPECTA: Journal of Photography, Arts, and Media; 10. Reviewer – REKAM: Jurnal Fotografi, Televisi, dan Animasi. 11. Program Penguatan Kapasitas Kepemimpinan Perguruan Tinggi (Leadership Capacity Building for Rectors) Kerjasama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi – Seoul National University (2024); 12. Peserta Akademi Kepemimpinan Pendidikan Tinggi, Kemendiktisaintek (AKPT 2026)
Penulis utama Jurnal dan Buku: “Perancangan Studio Keliling Fotografi Analog sebagai Sarana Pendidikan dan Hiburan”. (2022). Rekam, Vol. 18 (2).; ”Suherry Arno: Photography Collection” (2023). Yogyakarta: Badan Penerbit ISI Yogyakarta.; “Bodies on Social Phenomena: Implementation of Cyanotype Photogram-Based Creation and Oil Paint”. (2023). Rekam: Jurnal Fotografi, Televisi, Animasi, Vol. 19 (1) Penerbit: Badan Penerbit ISI Yogyakarta.; “Literasi Fotografi: Kumpulan Kolom Fotografi Kompas.id”. (2023). Yogyakarta: Badan Penerbit ISI Yogyakarta.; “Penciptaan Produk Eksklusif Melalui Aplikasi Material dan Tekstur pada Karya Fotografi”. (2024). Panggung, 34(2). Penerbit: LPPM ISBI Bandung.; “Artistic Experience in Creating Visual Works through the AI Art Generator Midjourney”. (2025). Journal of Urban Society’s Arts, Vol. 12 (2), Penerbit: Institut Seni Indonesia Yogyakarta.; “Literasi Fotografi #2: Kumpulan Kolom Fotografi Kompas.id”. (2026). Yogyakarta: Badan Penerbit ISI Yogyakarta.
Book Chapter: Understanding the AI Commercialization Towards the Transformation of Indonesian Photography in the Digital Marketing Era, Tarnanidis, Theodore & Manda, Vijaya Kittu. (2026). Life Satisfaction and Aristotelian Virtues in Marketing for Consumer Well-Being. 10.4018/979-8-2600-1644-2.
Hibah: Ketua pengusul Matching Fund 2022, Judul Program: Platform dan Materi Video Pembelajaran Multimedia (Fotografi dan Videografi) melalui E-Learning/EdTech untuk Membangun Kompetensi Calon Wirausahawan Berbasis Seni dan Media. Mitra: File Academy
Ketua Conservation Photography Research Project , didukung ASEA-UNINET (The ASEAN – European Academic University Network), Vienna dan Krems (Austria) dan Paris (Perancis). Bekerjasama dengan Pusat Pelestarian Budaya, Universitas Pendidikan Berkelanjutan Krems (University for Continuing Education Krems/UWK), Austria, 2025 dan 2026.
Pameran Nasional: 2019 Abad Fotografi #4: Momentum, Jogja Gallery, menampilkan karya Final Pose: A Cyanogram.; 2022 Pameran ART FOR REVIVAL AND RECOVERY OF LIFE, Galeri Pandeng FIAP.
Exibition Center: 2023 Pameran HARMONI KREATIFITAS SENI MEDIA REKAM, Galeri Pandeng FIAP; 2025 Pameran Fotografi “Jejak Emas 99 Tahun Pak Soedjai”, Gedung Perpustakaan Instiper, Yogyakarta.; 2026 Pameran & Penayangan Karya Seni Media Rekam, “Narating Humanity” Kesadaran Sosial dan Kreativitas Seni Media Rekam di Era Artificial Intelligence, Galeri Pandeng FIAP Exibition Center.

Pameran Internasional: 2022 The International Photo Exibition Bara-Api 2022 Haji Widayat Museum, Magelang Indonesia.; 2024 Pameran THE ARTISTIC REFLECTION OF RECORDED MEDIA ART IN THE ARTIFICIAL INTELLIGENCE ERA, International Exhibition &Screening Recorded Media Arts, Galeri Pandeng FIAP Exibition Center.; 2024 International Photo Exhibition, “MY HOMELAND”, Galeri RJ. Katamsi, ISI Yogyakarta.; 2025 Pameran ResonARTion: Resonance of Art & Collaboration, International Exhibition &Screening Recorded Media Arts, Galeri Pandeng FIAP Exibition Center.; 2025 Rome International Art Fair 2025, Medina Art Gallery, Roma, Italia. Menampilkan karya Bleeding Mind: The Cost of Automation.; 2025 The International Arts & Designs Collaborative Exhibition 2025, Burapha University, Thailand, sebagai guest artist sekaligus keynote speaker
Pembicara: 2024 Pembicara Simposium Fotografi Nasional: “PHOTOGRAPHY AS CONTEMPORARY ART” di Concert Hall, ISI Yogyakarta, Kerjasama PSA dan ISI Yogyakarta; 2025 Keynote Speaker. Verleden Heden, Simposium Internasional “Navigating Networks Art School Today” Sekolah Indonesia Den Haag | Rijksstraatweg 679, 2245 CB Wassenaar, Belanda. 13 Juni 2025; 2025 Keynote Speaker: Art Pedagogy in Practice, International Symposium Asia Pacific Art Forum with Project 11, FSRD ISI Yogyakarta. Gedung Ajiyasa, 23 Juni, 2025; 2025 Pembicara dalam Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI), Universitas Negeri Surabaya (Unesa) diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bekerja sama dengan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) dan Forum Rektor Indonesia (FRI).; 2026 Plenary speaker The 8th International Conference of Applied and Creative Arts (ICACA), Universiti Malaysia Sarawak, 23–25 September 2026.[ 2026 Pembicara di International Economic Forum “Russia–Islamic World: KazanForum” – Kazan Expo International Exhibition Center, Republik Tatarstan, Rusia. *** (Penulis dan fotoeditor: Nur Iswantara).


Komentar