Simalungun//suaraglobal.news
Bentuk kepedulian terhadap musibah kebakaran di Gunung Datas, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, provinsi Sumatera Utara, Kelompok Masyarakat (POKMAS) Gerakan Perlindungan Hak-hak Masyarakat (GAPERHMAS) dan masyarakat Panduman, menyalurkan berbagai bantuan guna meringankan beban korban musibah kebakaran, Jumat (14/08/2026).
Cuaca yang diguyur hujan tak menyurutkan pengurus GAPERHMAS mengantar bantuan ke Nagori Gunung Datas yang rumahnya terbakar habis. Ada pun korban yang mengalami kebakaran tersebut berjumlah empat keluarga. Rumah semi permanen beserta isi milik korban semua hangus terbakar hanya menyisakan batu sepotong. Salah satu korban menceritakan kepada media suaraglobal.news Piter Damanik 60 tahun,
“Pada saat kejadian rumah kami dalam keadaan kosong. Seperti biasa kami Setiap pagi kami pergi ke ladang dan pulang setengah hari. Pada saat kami pulang dari ladang rumah kami sudah menyala api besar dan sudah tidak bisa kami kendalikan. Api semakin besar dan barang-barang kami di dalam tidak satupun bisa kami selamatkan. Kami belum tau pasti apa penyebab kebakaran rumah kami.” Tutupnya.
Pengurus GAPERHMAS menemui keempat keluarga korban kebakaran. Pembina GAPERHMAS Rosni Saragih memberi penyemangat agar mereka tetap semangat jangan larut dalam kesedihan. “Kami hadir disini memberi semangat kepada bapak ibu, kita semua tidak tau kapan musibah datang tapi Tuhan memberi musibah karena bapak ibu mampu menghadapi cobaan ini. Badai pasti berlalu, tetap lah kita berjuang demi masa depan dan anak kita. Mudah-mudahan Tuhan akan menggantikan yang terbakar menjadi rumah yang mewah karena Tuhanlah yang memberi rezeki kepada kita semua. Mari kita ambil hikmah dari semua kejadian ini. Sabar dan tabah ya bapak ibu. ” Ungkap Rosni Saragih.
Dalam kegiatan tersebut turun langsung memberikan bantuan kepada korban berupa sembako dan baju bekas serta uang tunai yang langsung diterima oleh keempat keluarga.
Kepala dusun Gunung Datas juga menceritakan ” keempat keluarga saat ini tinggal menumpang dirumah warga dan sebagian tinggal dirumah kosong. Kami mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada GAPERHMAS dan masyarakat Panduman yang sudah peduli kepada masyarakat kami. Kami berharap kepada masyarakat Panduman yang membantu kami semoga di beri kemudahan rezeki dan kesehatan”. Tutup kalem Saragih.
Setelah penyerahan bantuan dilakukanlah doa bersama, turut juga beberapa masyarakat yang ada di tempat. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban serta meningkatkan kepedulian kita terhadap sesama dan berharap dapat membantu meringankan beban korban yang tertimpa musibah. (Js)

