Banyuwangi//suaraglobak.news – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam memberantas penyalahgunaan narkotika di lingkungan internal kepolisian, Satpolairud Polresta Banyuwangi menggelar pemeriksaan tes urine dadakan bagi seluruh personelnya pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Mako Satpolairud Polresta Banyuwangi mulai pukul 07.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polresta Banyuwangi. Pemeriksaan ini difungsikan sebagai langkah deteksi dini sekaligus pengawasan ketat terhadap kedisiplinan anggota.
Sebanyak 14 personel, termasuk Kasat Polairud, Wakasat Polairud, hingga jajaran bintara, mengikuti rangkaian tes tanpa terkecuali.
Alat tes urine yang digunakan dalam kegiatan ini memiliki parameter yang sangat komprehensif, mampu mendeteksi berbagai jenis zat terlarang dan golongan obat tertentu, antara lain.
AMP (Amphetamine)
MET/MAMP (Methamphetamine/Sabu)
THC (Ganja)
MOP/MOR/OPI (Morfin/Opiat)
BZO (Benzodiazepin)
COC (Kokain)
MDMA (Ekstasi)
KET (Ketamin)
MTD (Metadon)
Dari hasil pemeriksaan intensif tersebut, tim pemeriksa menyatakan bahwa seluruh personel Satpolairud Polresta Banyuwangi yang diuji menunjukkan hasil negatif (bersih) pada semua parameter zat yang ditargetkan.
Kasat Polairud Polresta Banyuwangi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan internal yang dilakukan secara berkala. Langkah tegas ini diambil demi menjaga integritas institusi serta memastikan seluruh personel dalam kondisi prima dan bersih dari narkoba saat menjalankan tugas.
“Ini adalah komitmen kami untuk mewujudkan personel Polri yang profesional, berintegritas, dan terpercaya. Kami ingin memastikan bahwa sebelum menegakkan hukum di masyarakat, internal kami sendiri harus benar-benar bersih,” ujarnya.
Pemeriksaan yang berlangsung dengan pengawalan ketat tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai. Dengan hasil ini, Satpolairud Polresta Banyuwangi siap terus memberikan pelayanan prima dan menjaga keamanan wilayah perairan Banyuwangi secara maksimal.(Bunarwi)



Komentar