Bantul. Suaraglobal.news – Program Studi S-1 Pendidikan Seni Pertunjukan (PSP) Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta bertempat di Stage Tari FSP ISI Yogyakarta Jln. Parangtritis KM. 6,5 Sewon Yogyakarta jam 19.30 – selesai. Gema Langkah Pergelaran Purna Tugas dua Dosen PSP FSP ISI Yogyakarta, Dr. Drs. Sarjiwo, M.Pd. dan Drs. Gandung Djatmiko, M.Pd.
Acara pergelaran karya dosen PSP FSP ISI Yogyakarta “Gema Langkah” menurut Ketua Jurusan/Ketua Program Studi PSP Ibu Hana Permata Heldisari, S.Pd., M.Pd., kegiatan ini dirancang sebagai ruang apresiasi sekaligus diseminasi karya dosen kepada sesama sivitas akademika, mahasiswa, dan masyarakat seni secara luas. Ekspresi akademis dan artistik ini secara nyata direpresentasikan melalui karya-karya koreografis dan dramaturgis.
Dr. Drs. Sarjiwo, M.Pd. berprofesi sebagai Dosen – Pegawai Negeri Sipil (PNS) mulai tanggal 1 November 1990 dengan masa kerja 37 tahun 7 bulan sehingga tmt Pensiun pada tanggal 1 Oktober 2026. Dr. Drs. Sarjiwo, M.Pd. menghadirkan dua repertoar yang sarat akan eksplorasi nilai tradisional dan kematangan berkesenian, yakni ‘Buriswara Gandrung’ dan ‘Sepuh Mboten Rapuh’.
Hana Permata Heldisari, S.Pd., M.Pd.
Pimpinan Produksi/Ketua Pelaksana,
Ketua Jurusan/Ketua Prodi PSP (2026-2030)
Fraghmen: “Burisrawa Gandrung” dengan penari Dr. Sarjiwo, M.Pd. (Raden Burisrawa), Rahma Indrasari, S.Sn., M.Sn. (Dewi Wara Sembadra) dan Putra Jalu Pamumngkas, S.Sn., M.Sn. (Raden Antareja). Cerita singkatnya Raden Burisrawa yang tergila-gila pada Dewi Wara Sembadra menjadi galau setelah Dewi Wara Sembadra secara tidak sengaja terbunuh oleh senjatanya. Kegalauan Raden Buriswara terdengar oleh Raden Antareja yang sedang mencari siapa yang telah membunuh Dewi Wara Sembadra. Selanjutnya Raden Antareja menyamar menjadi Dewi Wara Sembadra untuk menangkap Raden Burisrawa.

Hana Permata Heldisari, S.Pd., M.Pd.
Pimpinan Produksi/Ketua Pelaksana,
Ketua Jurusan/Ketua Prodi PSP (2026-2030)
Karya: “Sepuh Mboten Rapuh” dengn Penata Tari Dr. Drs. Sarjiwo, M.Pd., Penata Busana Dra. Erlina Pantja Sulistijaningtjas, M.Hum. Dengan penari : Fadila Nuriska, Dyah Tri Kusuma Wardani, Nareswari Suksma Indah Pinasthi, Keisha Permata Yuso Thalassa, Regitha Adiratna Wijayadi, Yula Anggraimu Dwi Putrid dan Amarra Primananda. Adapun cerita singkatnya, Menua merupakan proses alami yang tidak dapat dihindari oleh setiap manusia. Menjadi tua merupakan harapan yang setiap manusia tidak dapat mencapainya. Orang tua yang sehat, bermanfaat, bahagia, dan dapat beraktifitas merupakan harapan di kala masa tua. Tua yang tidak rapuh.
Drs. Gandung Djatmiko, M.Pd. bertugas sebagai Dosen – Pegawai Negeri Sipil (PNS) mulai tanggal 1 Januari 1990 dengan masa kerja 38 tahun 9 bulan tmt masa Pensiun 1 Desember 2026. Drs. Gandung Djatmiko, M.Pd. turut mendiseminasikan visi artistiknya melalui karya bertajuk ‘ndhudhah’.
Sinopsis karya nDhudhah, Angguk Kenya Rinengga sumber garapan tarinya terinspirasi dari tari Angguk Putra Desa Pripih Kabupaten Kulon Progo. Pola garapnya memadukan gerak tari, kostum, dan musik dibangun dengan dinamika serta harmoni yang membangun dan meneguhkan semangat pantang mundur. Mengangguk tanda setuju. Melaju tak tahu waktu, melangkah tak kenal lelah. Di matanya yang ada hanyalah tujuan. Di benaknya yang ada hanyalah cita-cita. Di dadanya yang ada hanyalah kebanggaan.
Dilanjutkan perjalanan Religiusnya diungkapkan dengan lirik yang menggambarkan permohonan pada TUHAN yang selalu memberi cahaya terang dan kedamaian. Meskipun demikian dalam hidupnya selalu menanyakan apakah TUHAN masih berkenan menerima permohonan agar dapat mengabarkan firman-Nya? Kuserahkan hidup ini dan jadilah kehendak-Mu.
Mengakhiri penyajian NDHUDHAH, suara Canang dan gema Rebana bertalu padan padu bersama derap langkah sang pemaju. Menyisir mengikuti irama dan lagu, lugas menghempas, menapak dengan lembut tetapi tegas. Sang penabuh, tetabuhan riuh gemuruh, menyuarakan persaudaraan dan terus nyalakan api semangat. Pekik sorak membahana mewujudkan cita-cita Bhineka Tunggal Ika.
Seni pertunjukan ‘Ndhudhah’ karya Drs. Gandung Djatmiko, M.Pd. didukung Vokalis: Pujiati, Ayu Purwa Lestari, Klementinus Jekson Raja Leta, Angela Ersa Vania Paramita, Eky Trisnawati, Felizya Mulya Nurwendi, Adelfa Almifta, Welgita Valerenzia, Kurnia Dwi Marantika Agustin, GeorGeos Bima Aprianto, Adi Witama, Louis Yuda Setiawan, Muhammad Maulani, Clarisa Christie Bethania Susanto, Alviano Erix Putra Ardana, Aloysius Trino Nanga, Nayla Rifka An Abrah, Ivena Sheehan, dan Chelsea.
Prosesi Latihan Pergelaran “Gema Langkah”
Penari Angguk Kenya Rinengga: MG. Sugiyarti, Daruni Uni Yutta, Jiyu Wijayanti, Tipluk Ratna Candradewi, Angela Retno Nooryastuti, dan Tri Yulianti Setyasari. Penari Purna Bakti: Agung Gunawan. Pemusik: Gandung Djatmiko, Anon Wibowo, Nugroho, Anom Wibowo, Kiswan Nawaeka, Dalyanta, Mukhlas, Sudaryanto, Welly Hendratmo, Bayu Purnama, Nanang, dan Ari.
Tim produksi: Hana Permata Heldisari, S.Pd., M.Pd. (Pimpinan Produksi/Ketua Pelaksana), Evi Putrianti, S.Sn., M.Pd.Gr., Qaila Ersila (Sekretaris 1 & 2), Dra. Agustina Ratri Probosini, M.Sn., Novia, Wiwik Dwi (Bendahara 1, 2, 3). Ujang Nendra Pratama, S.Kom., M.Pd., Wikan, Radite, Miftahur Rahman, Alfan Zacky, Lintang, Emy, Fatma Desti (Koord. Stage Manager, Anggota Stage Manager). Dilla Octavianingrum, S.Pd., M.Pd., Sindy, Anggun, Hera, Dhini, Novia ( Koord. House Manager dan Anggota House Manager). Dr. Drs. NUr Iswantara, M.Hum., Roy Martin Simamora, S.Pd., M.Ed., Rike, Hikmah, Made, Sasi, (Koord.Humas, Anggota Humas/Among Tamu). Pujiyani, S.Sn., M.Sn., Nirmala, Tesa (Koord. Tata Busana, Anggota Tabus).Nur Arif Anandhita, M.Pd., Saparius, Nashih, Eksan, Aldy Tri (Koord. Penata Suara, Anggota Penata Suara). I Ketut Gilang, Adi, Fendi (Koord. Penata Cahaya, Anggota Penata Cahaya). Dhimas, Aurel (Show Director), Ipan, Lulu (Publikasi Dokumentasi), Dede, Asya, Galang, Zirdo (Live Streaming).

Prosesi Latihan Pergelaran “Gema Langkah”
“Gema Langkah” di purna tugas untuk memaknai bahwa setiap tindakan dosen dalam berproses, berkarya, dan mendidik akan selalu memberikan dampak yang berkelanjutan. Kata “Langkah” merepresentasikan perjalanan kreatif, akademik yang penuh eksplorasi, keputusan artistik, dan ketekunan dari figur-figur pengajar Dr. Drs. Sarjiwo, M.Pd. dan Drs. Gandung Djatmiko, M.Pd. “Gema” menggambarkan pantulan nilai, gagasan, dan inspirasi yang tersampaikan kepada penonton, mahasiswa, serta generasi penerus. Melalui pergelaran ini, karya para dosen diharapkan dapat terus beresonansi dan menumbuhkan semangat berkarya di lingkungan Prodi PSP FSP ISI Yogyakarta. Selamat purna tugas Dr. Drs. Sarjiwo, M.Pd. dan Drs. Gandung Djatmiko, M.Pd. Sehat selalu dan salam budaya. *** (Penulis & fotoeditor: Nur Iswantara).


Komentar