L
Memuat...
UMUM

Pemuda Mulyosari (MBAREK GANK) Usung Tema Dayak Bungsu Rusa di Karnaval Sumberejo Bersatu 2026

Malang,suaraglobal.news Karnival budaya Sumberejo bersatu 2026 digelar di Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten malang. Tidak hanya menampilkan kemeriahan pawai dan Sound System, tetapi juga mewajibkan membawa identitas budaya sesuai tema yang diusung.

Kegiatan ini menjadi bagian dari acara tahunan sekaligus rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia HUT RI ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara di ikuti sebanyak 19 peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai lembaga pendidikan hingga warga dari setiap Dusun, Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT), Pada hari Rabu. (19/08/2026)

 

Kepada awak media, Edi Suprayitno, Ketua Rukun Tetangga (RT) 68, Dusun Mulyosari, dan sebagai Ketua Koordinator karnaval Pemuda Mulyosari, mengatakan. Setiap kelompok atau Tim peserta memiliki tantangan untuk menerjemahkan tema budaya menjadi penampilan yang menarik sekaligus mudah dikenali masyarakat.

“Budaya Nusantara Jadi Warna Karnaval
Keberagaman tema budaya yang dibawa 19 Tim peserta membuat jalanan Desa Sumberejo berubah menjadi ruang pertunjukan budaya. Identitas dari berbagai daerah di Indonesia ditampilkan melalui kreasi masing-masing,” ucapnya.

Edi juga memaparkan, Konsep Karnaval budaya tersebut sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal budaya dari daerah lain tanpa harus meninggalkan lingkungan tempat tinggal mereka.

“Bagi generasi muda, keterlibatan dalam kegiatan semacam ini juga menjadi ruang untuk mengenal berbagai bentuk budaya Nusantara melalui pengalaman langsung. Tidak hanya menjadi agenda hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempertemukan masyarakat dengan keberagaman budaya Indonesia,” paparnya.

Bersama Pemuda Mulyosari (MBAREK GANK), di suport oleh Sound system Shofa Indah Profesional Audio, Dusun Mulyosari yang akan mengusung tema “Dayak Bungsu Rusa” dengan menampilkan pakaian adat dan tarian khas Dayak Bungsu Rusa. Dengan penuh rasa semangat, Pemudah Mulyosari akan memberikan tampilan yang terbaik dan berkesan bagi semua masyarakat khususnya Desa Sumberejo.

 

Lebih lanjut Edi juga menerangkan sedikit tentang asal usul Dayak Bunsu Rusa telah melegenda di Suku Daya Iban. Turun temurun. Kisah yang hadir ratusan tahun lalu, dan sampai sekarang masih lestari.

“Suku Dayak Iban adalah salah satu suku tertua di Pulao Borneo (Kalimantan). Mereka berasal dari hulu sugai Kapuas, Kalimantan Barat, dan sebagian berasal dari kawasan yang kini menjadi Sarawak, Malaysia.

“BUNSU RUSA” mengisahkan, kisah mistis dari mitologi Dayak Iban tentang seorang gadis muda yang menemukan cincin berlian indah di sungai. Tanpa ia sadari, cincin itu adalah cincin kawin dari roh rusa bertanduk, yang dikenal sebagai “Bunsu Rusa.” Saat ia memakai cincin tersebut, roh suci datang untuk menikahinya dalam wujud hantu, membuatnya tampak seolah-olah tersesat di alam spiritual”, terangnya.

Untuk mengembalikan rohnya, keluarganya meminta bantuan seorang “manang”, perantara spiritual yang berkomunikasi dengan para dewa dan mimpi. Kisah indah nan menghantui ini dihidupkan melalui melodi yang menyentuh jiwa dan pengaruh tradisional, menjadikannya wajib didengarkan bagi mereka yang menyukai mitologi, budaya, dan nuansa mistis.

“Salam budaya untuk kita semua, Walaupun saya tidak mengerti lirik lagunya tapi menyentuh di hati, seakan terbawa suasana di dalamnya,” jelasnya.

Harapan saya serta mewakili Pemuda Mulyosari dan semua warga Dusun Mulyosari. Semoga dengan adanya karnaval budaya Desa Sumberejo yang di adakan setiap Tahun. Rasa cinta tanah air semakin tumbuh, persatuan antar warga semakin kuat, Guyup rukun selalu terjaga dan kekayaan tradisi lokal terus terjaga dengan baik oleh generasi penerus bangsa.

“Manfaat Karnaval Budaya juga mampu Mempererat kebersamaan dan kerukunan di tengah masyarakat. Melestarikan pakaian adat, tarian, serta kesenian daerah. Memberi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk meningkatkan ekonomi serta bisa menjadi hiburan yang mendidik bagi anak-anak dan muda-mud

BAGIKAN BERITA INI:

Tulis Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar yang memenuhi syarat akan segera ditampilkan.