SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
DAERAH
Beranda / DAERAH / Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Komitmen Mewujudkan Tata Kelola Keuangan Daerah Untuk Optimalkan Pendapatan Daerah 2026

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Komitmen Mewujudkan Tata Kelola Keuangan Daerah Untuk Optimalkan Pendapatan Daerah 2026

Tarutung,suaraglobal.news
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemajuan pembangunan. Hal ini ditegaskan dalam High Level Meeting (HLM), Rapat Evaluasi Realisasi Pendapatan Daerah (RERPD) Semester Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Kamis, 30/07/2026.

Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Utara Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat S.Si, M.si, bersama Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan, ST, Eng, serta dihadiri Jajaran Asisten,bStaf Ahli, Pimpinan Perangkat Daerah, para Camat, hingga mitra strategis seperti manajemen PT. Bank Sumatera Utara dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Dalam laporan kerja yang disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tapanuli Utara, Kijo Sinaga, penerimaan daerah Kabupaten Tapanuli Utara sepanjang Januari hingga Juni 2026, mencatat hasil positif, juga realisasi pendapatan daerah berhasil menyentuh angka Rp.714,14 Milyar, atau sebesar 49,11 %, dari total target yang ditetapkan sebesar Rp.1,45 Triliun” ungkap Kijo.

Pencapaian ini menjadi fondasi kuat bagi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam menjalankan berbagai program pembangunan publik hingga akhir tahun anggaran. Pada kesempatan tersebut, Bapenda juga menyerahkan rapor evaluasi kinerja pendapatan kepada 13 Perangkat Daerah dan 15 Kecamatan sebagai bentuk dorongan transparansi dan motivasi kerja.

Bupati, dalam bimbingan dan arahannya menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara penerimaan pendapatan dan efesiensi belanja daerah. Mengingat APBD akan segera memasuki tahap perubahan, sehingga seluruh pimpinan instansi untuk mempercepat pelaksanaan program belanja produktif. Bupati juga menggaris bawahi tiga komponen utama yang wajib menjadi fokus bersama yaitu Peningkatan Penerimaan Pendapatan Asli Daerah, Kedisiplinan Administrasi, dan Penerapan Transaksi Non-Tunai.

RSUD Drs H Amri Tambunan Tanggapi Keluhan Pasien Evakuasi Pelayanan

“Ditengah keterbatasan fiskal, optimalisasi PAD adalah kunci utama pembangunan kita, dan saya juga mengapresiasi setiap langkah inovatif yang dilakukan Perangkat Daerah untuk meningkatkan pendapatan demi kesejahteraan masyarakat Tapanuli Utara”tegas Bupati.

Sebagai bentuk terobosan dalam pengawasan dan efisiensi kinerja pemerintah, Wakil Bupati Tapanuli Utara, secara resmi memperkenalkan aplikasi Taramoti (Tapanuli Utara Monitoring). Aplikasi berbasis digital ini dirancang untuk memantau progres pembangunan daerah, realisasi anggaran, hingga pencapaian 10 Program Unggulan Pemkab Taput secara real-time. Melalui sistem ini, potensi kesalahan administrasi maupun Tuntutan Ganti Rugi (TGR) diakhir tahun dapat dicegah sejak dini.
Istimewanya, aplikasi Taramoti ini dibangun secara mandiri oleh tim internal tanpa menguras anggaran APBD (zero budget), ujarnya.

Melalui sinergi evaluasi berkala dan penguatan digitalisasi sistem ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara optimis mampu melampaui target pembangunan dan memberikan pelayanan publik terbaik bagi seluruh masyarakat, sebut Wakil Bupati mengakhiri arahannya.
(edy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement