SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PEMERINTAHAN
Beranda / PEMERINTAHAN / Pemkab Deli Serdang Buka Ruang Kolaborasi Dan Invistasi Untuk Pengembangan Aset Pertanian Berkelanjutan

Pemkab Deli Serdang Buka Ruang Kolaborasi Dan Invistasi Untuk Pengembangan Aset Pertanian Berkelanjutan

Deli Serdang, suaraglobal.news– Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan menerima sejumlah audiensi yang membahas peluang investasi pengembangan gedung eks Delimas dan Kolam Renang Deli Serdang, serta penguatan sektor pertanian berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi biologi dan pupuk organik, di Kantor Bupati, Selasa (28/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut gedung eks Delimas dirancang sebagai pusat dunia hiburan terpadu dengan konsep empat lantai yang menampung kawasan retail, fesyen dan gaya hidup, pusat kuliner dan area keluarga, layanan kesehatan, sentra UMKM, hingga kawasan hiburan.

Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan pusat aktivitas ekonomi dan rekreasi yang lebih modern serta menjadi daya tarik baru bagi masyarakat Deli Serdang. Meski demikian, konsep tersebut masih bersifat awal dan menjadi bagian dari menjajakan peluang investasi bersama calon mitra.

“Begitupun dengan kolam renang.Saya mau kolam yang ada diperbaiki dan bisa untuk pertandingan prestasi sehingga pelatihan para atlet dapat maksimal,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menerima Anggota DPR RI Komisi X, Sofyan Tan, bersama Direktur Riset dan Pengembangan PT Terra Agro Persada Nico Wanandy, beserta jajaran Universitas Satya Terra Bhinneka untuk membahas pemanfaatan pupuk organik sebagai upaya memperbaiki kualitas tanah, mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, serta menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat.

Targetkan PAD Meningkat, Bupati Lamongan Himbau Bukan untuk Menaikkan Beban Masyarakat

Menurutnya,sinergi antara pemerintah, sejarawan, dan mitra strategis menjadi langkah penting dalam menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan serta meningkatkan kesejahteraan para petani.

Rencananya akan dilakukan identifikasi lahan seluas 10 hingga 20 hektar yang memiliki produktivitas rendah, kondisi tanah yang rusak, atau rendemen yang kurang baik. Program percontohan tersebut akan difokuskan pada komoditas padi, cabai, dan bawang dengan pendampingan Universitas Terra Bhinneka agar pelaksanaannya berbasis kajian ilmiah dan memberikan manfaat nyata bagi para petani.

“Kami ingin memastikan setiap inovasi yang diterapkan benar-benar memberikan manfaat bagi petani. Melalui sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat, saya yakin kami dapat mewujudkan pertanian Deli Serdang yang lebih maju, produktif, berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani,” tegasnya.

Ia berharap berbagai penjajakan yang dilakukan tersebut dapat menghadirkan investasi dan inovasi yang mampu mengoptimalkan aset daerah, memperkuat sektor pertanian, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Deli Serdang. (Nurdin)

Lima ASN Deli Serdang Dijatuhi Hukuman Disiplin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement