SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
UMUM
Beranda / UMUM / Gerindra : Tren Menurun Kepuasan Masyarakat Terhadap Pemerintahan Subandi – Mimik Alarm Untuk Lakukan Evaluasi

Gerindra : Tren Menurun Kepuasan Masyarakat Terhadap Pemerintahan Subandi – Mimik Alarm Untuk Lakukan Evaluasi

Konferensi pers Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai Gerindra Sidoarjo pada Senin 7/9/2026, menanggapi hasil survei ARCI yang memotret menurunnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Subandi – Mimik selama satu tahun setengah menjalankan roda pemerintahan.

Sidoarjo//suaraglobal.news – Penurunan tingkat kepuasan masyarakat Sidoarjo terhadap pemerintah Subandi – Mimik dari hasil survei yang dirilis oleh ARCI, dari 84,9% pada 100 hari pertama pemerintahan menjadi 70,6% setelah satu setengah tahun pasangan Subandi – Mimik menjadi perhatian serius Partai Gerindra Sidoarjo. Meskipun angka kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Subandi – Mimik masih relatif tinggi namun seperti yang disampaikan sekretaris DPC partai Gerindra bahwa tren pergerakan angka kepuasan masyarakat yang cenderung menurun menjadi catatan yang lebih penting. Sebagai partai pengusung partai Gerindra menilai bahwa penurunan tingkat kepuasan masyarakat tersebut harus dijadikan sebagai peringatan dini untuk melakukan evaluasi, bukan sebagai bahan untuk saling menyalahkan.

Lebih lanjut, dalam pemaparannya sekretaris DPC partai Gerindra, Achmad Muzayyin Syafrial juga menyatakan bahwa pihaknya menghormati independensi dan profesionalitas lembaga survei. Namun karena hasil survei telah menjadi konsumsi publik dan ikut membentuk opini di masyarakat, Gerindra memandang tranparansi metodologi sebagai hal yang penting.

” Publik perlu mengetahui secara lebih jelas jumlah responden pada setiap modul survei, kerangka sampel yang digunakan, distribusi responden, formulasi pertanyaan, metode pembobotan serta bagaimana margin of eror dihitung. Ketika angka survei saat ini dibandingkan dengan 100 hari, enam bulan dan satu tahun pemerintahan, kita juga perlu memastikan bahwa metode antar periode yang digunakan cukup konsisten sehingga perbandingannya benar benar setara “, ujarnya.

Selain itu Gerindra juga mengingatkan bahwa kepuasan publik tidak sama persis dengan kinerja pemerintah. Survei mengukur apa yang dirasakan masyarakat, sedangkan keberhasilan pemerintahan harus diuji dengan indikator pembangunan yang objektif. Karena itu, menurut partai Gerindra, angka kepuasan harus dibaca bersama data mengenai angka pengangguran, kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, UMKM, infrastruktur, penanganan banjir, realisasi anggaran serta capaian program pembangunan daerah.

Kebakaran Hebat Melanda Pabrik PT YWI, Polres Lamongan Turunkan Tim Gabungan

Partai Gerindra juga menegaskan bahwa sebagai partai pengusung pasangan Subandi – Mimik mempunyai tanggung jawab untuk menjaga kebersihan pemerintahan ini dan apabila ada persoalan juga mempunyai tanggung jawab moral dan politik untuk mengingatkan .

” Kami ingin menegaskan posisi politik partai Gerindra secara jelas. Gerindra bukan partai yang berdiri di luar pemerintahan yang kemudian hanya memberi kritik. Gerindra adalah salah satu partai yang mengusung pemerintahan Subandi – Mimik. Karena itu, ketika Pemerintah berhasil kami punya tanggung jawab untuk menjaganya. Tetapi ketika ada persoalan, kami juga mempunyai tanggung jawab moral dan politik untuk mengingatkan dan mendorong perbaikan “, jelas sekretaris DPC partai Gerindra Sidoarjo.

Menanggapi indikator ketidakpuasan masyarakat tentang persoalan ketenagakerjaan, pendidikan dan koordinasi antara perangkat daerah, secara metodologis partai Gerindra tidak ingin terburu-buru mengatakan bahwa ketiga persoalan itu otomatis menjadi penyebab menurunnya tingkat kepuasan masyarakat. Tetapi, menurut Gerindra ketika persoalan persoalan itu muncul dari persepsi publik, pemerintah daerah tidak boleh mengabarkannya. Temuan survei harus menjadi pintu masuk untuk memeriksa data objektif. Berapa lapangan kerja yang berhasil diciptakan?. Berapa perkembangan pengangguran?. Berapa sekolah yang masih membutuhkan revitalisasi?. Bagaimana kualitas pelayanan dasar?. Bagaimana efektivitas koordinasi antar OPD?. Dan yang terpenting adalah apa perubahannya yang benar benar dirasakan masyarakat?.

Sikap DPC partai Gerindra dalam menanggapi hasil survei ARCI , menghargai hasil survei ARCI sebagai salah satu potret persepsi masyarakat sekaligus mendorong transparansi metodologi agar hasil survei dapat dibaca publik secara proporsional. Mendorong evaluasi dan percepatan kinerja pemerintah daerah Sidoarjo, khususnya pada sektor yang paling langsung menyentuh kepentingan masyarakat. Meminta agar evaluasi kinerja dilakukan dengan indikator yang jelas dan terukur, dengan membandingkan target, realisasi anggaran serta manfaat yang diterima masyarakat. Sebagai partai pengusung Gerindra akan tetap mendukung pemerintahan Subandi – Mimik sekaligus menjalankan fungsi koreksi, pengawasan dan penyampaian aspirasi masyarakat secara konstruktif. Menempatkan peningkatan elektabilitas partai Gerindra sebagai amanah dan tanggung jawab bukan sebagai alasan untuk berpuas diri.

” Bagi Gerindra hasil survei ARCI harus menjadi cermin. Jika cermin itu menunjukkan masyarakat masih memberikan kepercayaan, maka kepercayaan tersebut harus dijaga. Jika cermin itu menunjukkan kecenderungan menurunnya kepuasan masyarakat, maka pemerintah harus menjawabnya dengan evaluasi dan perbaikan. Dan jika ada pertanyaan mengenai metodologi maupun interprestasi hasil survei, maka pertanyaan tersebut harus dijawab melalui keterbukaan data dan argumentasi ilmiah ‘, pungkas Achmad Muzayyin Syafrial yang juga Ketua fraksi partai Gerindra DPRD kabupaten Sidoarjo tersebut. (NK)

Tragedi Naas Warga Indramayu Jadi Korban Pembacokan, Pelaku Diduga Warga Pendatang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement