Banyuwangi//suaraglobal.news — Upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat pesisir terus dilakukan Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi. Minggu (16/8/2026) malam, personel Satpolairud melaksanakan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) serta patroli dialogis di kawasan pesisir Pantai Meneng.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WIB tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan saat beraktivitas di wilayah perairan.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WIB tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan saat beraktivitas di wilayah perairan.
Patroli dilakukan di sejumlah titik kawasan pesisir Pantai Meneng. Dalam kegiatan tersebut, petugas berdialog langsung dengan masyarakat nelayan, masyarakat pesisir, anak buah kapal (ABK) serta warga yang melakukan aktivitas di sekitar pantai.
Personel yang diterjunkan dalam kegiatan tersebut yakni Bripka Taufik dan Bripka Agam F, di bawah kendali Kasat Polairud Polresta Banyuwangi.
Dalam dialognya, petugas memberikan sejumlah imbauan keselamatan kepada masyarakat yang melakukan aktivitas di laut.
Masyarakat nelayan dan ABK diminta tidak mengabaikan penggunaan life jacket atau jaket pelampung, terutama ketika berada di atas kapal maupun saat melakukan aktivitas di perairan.
Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi cuaca, angin, gelombang dan pasang surut air laut sebelum melakukan aktivitas di laut.
Bripka Taufik mengatakan, keselamatan harus menjadi perhatian utama bagi seluruh masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir.
“Kami mengimbau kepada para nelayan, ABK dan masyarakat pesisir agar selalu mengutamakan keselamatan. Gunakan life jacket saat beraktivitas di laut dan jangan memaksakan diri apabila kondisi cuaca maupun perairan tidak memungkinkan,” ujar Bripka Taufik.
Menurutnya, penggunaan perlengkapan keselamatan bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan langkah penting untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama berada di laut.
Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melapor kepada petugas apabila menemukan kejadian yang membutuhkan pertolongan atau berpotensi mengganggu keamanan di kawasan pesisir.
Selain menyampaikan pesan keselamatan di laut, personel Satpolairud juga memberikan perhatian terhadap keamanan kendaraan milik masyarakat yang datang ke Pantai Meneng untuk memancing.
Para pemancing diimbau memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci dengan baik dan menggunakan kunci ganda sebagai langkah antisipasi terhadap potensi pencurian kendaraan bermotor.
“Bagi masyarakat yang datang memancing menggunakan kendaraan bermotor, kami imbau agar kendaraan dikunci ganda dan diparkir di tempat yang aman. Jangan meninggalkan barang berharga di kendaraan,” pesan Bripka Taufik.
Sementara itu, Kasat Polairud Polresta Banyuwangi Kompol Muchammad Wahyudi, A.Md., S.H., menegaskan bahwa patroli dialogis merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, khususnya di kawasan pesisir dan perairan.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban serta keselamatan dalam setiap aktivitas di wilayah pantai.
“Kami mengingatkan seluruh masyarakat pesisir dan nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan dalam beraktivitas di laut. Pastikan perlengkapan keselamatan tersedia dan digunakan, terutama life jacket. Jangan mengabaikan kondisi cuaca, angin, gelombang maupun pasang surut air laut,” tegas Kompol Muchammad Wahyudi.
Kasat Polairud juga meminta masyarakat tidak segan berkomunikasi dengan petugas apabila menghadapi kendala atau menemukan situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan.
“Keamanan dan keselamatan di wilayah perairan merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat turut aktif menjaga Harkamtibmas dan segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila terjadi sesuatu yang membutuhkan penanganan,” tambahnya.
Berdasarkan hasil pemantauan petugas di lapangan, kondisi perairan Pantai Meneng saat kegiatan berlangsung terpantau air pasang, ombak sedang dan angin relatif landai.
Situasi kawasan pesisir secara umum berlangsung aman dan kondusif. Kegiatan patroli dialogis dan Binluh berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan Kamtibmas yang menonjol.
Kehadiran personel Satpolairud mendapat respons positif dari masyarakat pesisir. Warga mengaku terbantu dengan adanya patroli dan komunikasi langsung dari petugas, terutama terkait keselamatan saat melakukan aktivitas malam hari di kawasan pantai.
Masyarakat pesisir juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Satpolairud Polresta Banyuwangi yang secara rutin hadir memberikan edukasi dan mengingatkan warga mengenai keselamatan maupun keamanan lingkungan.
“Kami berterima kasih kepada petugas Satpolairud yang rutin patroli dan memberikan imbauan kepada masyarakat. Dengan adanya petugas, kami merasa lebih diperhatikan dan diingatkan untuk selalu menjaga keselamatan serta keamanan,” ungkap salah seorang warga pesisir.
Melalui kegiatan tersebut, Satpolairud Polresta Banyuwangi berharap tercipta kesadaran bersama bahwa keselamatan di laut tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat.
Patroli dialogis akan terus dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus sebagai langkah preventif untuk menciptakan kawasan pesisir yang aman, tertib dan kondusif.(Mohamad)
