L
Memuat...
PERISTIWA

Di Hari Ke Empat Korban SAR KM Inovasi Ditemukan Di Pantai Grajagan Banyuwangi

Banyuwangi, suaraglobal.news – Operasi pencarian korban kecelakaan laut (laka laut) perahu nelayan KM Inovasi di perairan Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, akhirnya membuahkan hasil. Pada hari keempat, Kamis (22/7/2026) pagi, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban terakhir dalam kondisi meninggal dunia.

Penemuan jenazah tersebut bermula dari laporan warga yang melihat sosok mengapung di kawasan Pantai Kayu Duwur, Grajagan sekitar pukul 05.30 WIB. Tim SAR yang menerima informasi langsung bergerak cepat menggunakan perahu karet Basarnas menuju lokasi.

Setibanya di titik penemuan, korban ditemukan dalam kondisi tengkurap dan segera dievakuasi sesuai prosedur. Lokasi penemuan berjarak sekitar 2 kilometer dari titik awal kejadian, dengan akses yang cukup sulit karena hanya dapat dilalui melalui jalur pasir pantai.

Dengan penuh keterbatasan, tim SAR Gabungan bersama warga sekitar harus memanggul jenazah secara manual menuju Dermaga Grajagan. Sekitar pukul 08.22 WIB, jenazah berhasil tiba di dermaga dan langsung dibawa menggunakan ambulans ke rumah duka.

Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi SAR resmi dinyatakan selesai pada pukul 09.00 WIB setelah dilakukan apel konsolidasi seluruh unsur yang terlibat.

Diketahui, kecelakaan laut ini menimpa perahu nelayan jenis jurek bernama KM Inovasi yang mengalami musibah di kawasan Pelawangan Grajagan pada awal pekan lalu.

Dari total 31 orang di dalam kapal yang terdiri dari 1 nahkoda dan 30 anak buah kapal (ABK), sebanyak 27 orang berhasil selamat, sementara 4 orang dinyatakan meninggal dunia.

Korban terakhir yang ditemukan pada hari keempat adalah Lukman Hadi (22), warga Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi.

Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari sinergitas berbagai unsur, mulai dari Satpolairud Polresta Banyuwangi, BKO Ditpolairud Polda Jatim, TNI AL, Basarnas, BPBD, relawan, hingga nelayan setempat yang turut membantu proses pencarian sejak hari pertama.

Meski dihadapkan pada berbagai kendala seperti akses lokasi yang sulit dan minimnya sinyal komunikasi, tim tetap bekerja maksimal demi menemukan seluruh korban.

Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi, A.Md., S.H., menyampaikan duka mendalam sekaligus apresiasi atas kerja keras tim SAR gabungan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tim SAR gabungan dan masyarakat yang telah bekerja tanpa kenal lelah dalam proses pencarian dan evakuasi korban.”

Ia juga mengingatkan pentingnya keselamatan saat melaut.

“Kami mengimbau para nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, memantau informasi BMKG, serta menggunakan alat keselamatan seperti life jacket. Keselamatan adalah hal utama yang tidak bisa ditawar.”

Dengan berakhirnya operasi SAR ini, seluruh korban telah ditemukan. Duka mendalam menyelimuti keluarga korban, sementara masyarakat Banyuwangi kembali diingatkan akan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi laut yang tidak menentu.

Polri Presisi hadir untuk masyarakat. Mari bersama jaga keselamatan di laut.(Bunarwi)

Ditulis oleh: admin SuaraGlobalNews

Lihat Semua Artikel
Dilihat 24 kali
BAGIKAN BERITA INI:

Tulis Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar yang memenuhi syarat akan segera ditampilkan.

Berita Jangan Sampai Terlewatkan