Banyuwangi//suaraglobal.news – Tim SAR gabungan kembali menunjukkan dedikasi dalam operasi pencarian korban kapal tenggelam di Perairan Pantai Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi. Memasuki hari kedua pencarian, Selasa (21/7/2026), satu korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) dan langsung dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasi pencarian dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan melibatkan unsur Satpolairud Polresta Banyuwangi, Ditpolairud Polda Jatim, Basarnas, serta TNI Angkatan Laut. Kegiatan berlangsung di Perairan Pantai Grajagan di bawah kendali Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi, A.Md., S.H.
Personel yang terlibat dalam operasi SAR meliputi:
Aiptu Erman Wahyudi (Satpolairud Polresta Banyuwangi)
Bripka Agam F (Satpolairud Polresta Banyuwangi)
Aipda Toto Pr (Ditpolairud)
Bripda Jimmy (Ditpolairud)
Bripda Miko (Ditpolairud)
Bripda Andi (Ditpolairud)
Fokus kegiatan pada hari kedua adalah menyisir lokasi kejadian bersama seluruh unsur SAR gabungan guna mencari korban yang masih dinyatakan hilang.
Fokus kegiatan pada hari kedua adalah menyisir lokasi kejadian bersama seluruh unsur SAR gabungan guna mencari korban yang masih dinyatakan hilang.
Hasilnya, pada pukul 13.40 WIB, tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia di titik koordinat 8° 36′ 0.768″ LS dan 114° 13′ 30.49″ BT, berjarak sekitar 0,43 Nautical Mile dari lokasi kejadian kecelakaan kapal (LKK) dengan heading 326,89°.
Korban diketahui bernama Sutris (34), warga Desa Tegalsari, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi. Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, jenazah dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Aiptu Erman Wahyudi, S.H. menyampaikan bahwa keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.
“Kami bersama tim SAR gabungan terus berupaya maksimal melakukan penyisiran sesuai prosedur dan pembagian sektor pencarian. Keberhasilan menemukan korban merupakan hasil sinergi seluruh unsur yang bekerja tanpa mengenal lelah. Kami turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban.”
Sementara itu, Kasat Polairud Polresta Banyuwangi Kompol Muchammad Wahyudi, A.Md., S.H. mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat dan nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut, memastikan kapal dalam kondisi laik, tidak melebihi kapasitas muatan, serta selalu menggunakan alat keselamatan seperti jaket pelampung. Keselamatan adalah prioritas utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan di laut.”
Secara keseluruhan, pelaksanaan operasi SAR hari kedua berlangsung aman dan lancar dengan kondisi cuaca cerah serta tetap mengedepankan koordinasi dan keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam pencarian.(Bunarwi)
