Lamongan, suaraglobal.news, 29/9/2026 – Polres Lamongan melalui Polsek Laren dan Polsek Bluluk menangani dua kejadian warga meninggal dunia secara mendadak di lokasi berbeda, Senin (28/9).
Kasihumas IPDA M. Hamzaid, S.Pd menjelaskan bahwa peristiwa pertama terjadi di area persawahan Desa Brangsi, Kecamatan Laren, sekitar pukul 15.30 WIB.
“Jenazah berinisial MK (Laki laki,76), warga Kecamatan Solokuro, sebelumnya berpamitan kepada keluarganya untuk mencari jerami atau damen padi sebagai pakan ternak.” jelasnya.
Jenazah kemudian ditemukan oleh warga dalam kondisi tidak bergerak di area persawahan. Petugas bersama tenaga medis melakukan pemeriksaan dan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh jenazah.
Menurut keluarga, korban memiliki riwayat diabetes dan diduga mengalami kelelahan serta dehidrasi saat berada di sawah.
“Sementara itu, kejadian kedua terjadi di lahan Perhutani Petak 14 RPH Majenon BKPH Bluluk, turut tanah Dusun Kayen, Desa Talunrejo, Kecamatan Bluluk, sekitar pukul 16.00 WIB.” lanjutnya.
Jenazah berinisial Sem (Perempuan,65), warga Kecamatan Bluluk, ditemukan telah meninggal dunia. Menurut keterangan keluarga, jenazah merupakan orang dengan gangguan jiwa dan telah meninggalkan rumah selama sekitar tiga hari.
Hasil pemeriksaan awal tenaga medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan, sementara korban diduga meninggal akibat dehidrasi karena tidak makan dan minum.
Petugas dari kedua Polsek bersama tenaga medis telah melakukan olah TKP, pemeriksaan kondisi jenazah, pendataan saksi serta berkoordinasi dengan pihak keluarga dan perangkat desa.
“Kedua pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi.” tambahnya.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan anggota keluarga, khususnya lansia maupun warga yang membutuhkan pendampingan, serta segera melapor kepada petugas apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan. NJ


Komentar