Tarutung.suaraglobal.news
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka kemiskinan melalui penyaluran bantuan pangan tepat sasaran.
Bupati Tapanuli Utara Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si, menyalurkan bantuan beras kepada warga diempat titik Kecamatan Sipoholon, Desa Hutauruk, Kelurahan Situmeang Habinsaran, Desa Situmeang Hasundutan, dan Desa Lobusingkam, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, Rabu, 26/08/2026. Camat Sipoholon, Erwin Hutauruk melaporkan bahwa jumlah penerima bantuan diwilayahnya untuk periode Juli-September 2026 mencapai 2.782 Kepala Keluar. Penetapan penerima merujuk pada data desil kesejahteraan 1 hingga 4, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah yang paling membutuhkan uluran pemerintah.
Secara keseluruhan, Perwakilan Perum Bulog Cabang Pematang Siantar melaporkan bahwa Kabupaten Tapanuli Utara kebagian alokasi 1.234.200 kilogram beras untuk periode yang sama dinikmati oleh 41.140 keluarga penerima manfaat se-kabupaten.
Setiap keluarga menerima 10 kilogram beras per bulan, atau total 30 kilogram selama tiga bulan, dan bantuan yang bersumber dari Badan Pangan Nasional disalurkan lewat Bulog.
Menanggapi aspirasi sebagai warga yang merasa penyaluran bantuan belum adil dan merata, Bupati Tapanuli Utara menjelaskan bahwa data desil bukanlah data statis, melainkan dimutakhirkan setiap tiga bulan.
“Data desil bukanlah data statis, melainkan dimutakhirkan setiap tiga bulan. Bagi warga yang merasa layak namun belum terdata sebagai penerima, dan silahkan mengajukan usulan melalui sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital agar kelayakan dapat dinilai secara objektif dan bantuan semakin tepat sasaran” ujar Bupati Tapanuli Utara.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk menjauhi judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal. Bupati juga menegaskan, keterlibatan dalam praktek tersebut dapat membuat pengajuan bantuan seseorang otomatis ditolak oleh sistem Perlinsos, sebuah langkah tegas yang menunjukkan bantuan pemerintah benar-benar diarahkan untuk masyarakat yang produktif dan bertanggungjawab.
Selain bantuan pangan, Bupati turut mendorong petani setempat untuk menanam padi dua kali dalam setahun guna memperkuat ketahanan pangan pangan daerah. Sebagai wujud dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara akan memberikan bantuan bibit padi, dan pupuk kepada kelompok tani.
Turut hadir dalam acara tersebut, staf ahli Bupati, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Sosial PPPA, Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Dinas Kominfo) dan beberapa perwakilan Pimpinan Perangkat Daerah teknis serta para Kepala Desa. Edy
