SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PERISTIWA
Beranda / PERISTIWA / Seniman Teater Alumni Prodi Seni Teater SMKI N Yogyakarta Wakijan Telah Meninggal Dunia

Seniman Teater Alumni Prodi Seni Teater SMKI N Yogyakarta Wakijan Telah Meninggal Dunia

Bantul // Suaraglobal.news. Kang Wakijan panggilan sehari harinya  Seniman Teater Alumni Prodi Seni Teater Sekolah Menengah Karawitan (SMKI) I Negeri Yogyakarta, kini SMK N 1 Kasihan telah berpulang ke hadirat Allah SWT. Wakijan merupakan angkatan pertama Prodi Seni Teater SMKI N Yogyakarta resmi berdiri tahun 1986.

Wakijan belajar di Prodi Seni Teater Jurusan Teater SMKI N Yogyakarta mulai tahun 1986 lulus 1990.
Almarhum Kang Wakijan meninggal dalam usia 56 tahun di rumahnya RT 002 Padukuhan Dumpuh Argodadi Sedayu Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari Senin Kliwon 27 Juli 2026 pukul 04.15 WIB. Dimakamkan pada hari yang sama pukul !4.00 WIB di makam Dumpuh KIdul Meninggalkan istri Ibu Herlina, Ririh Shitaresmi – Richi Setiawan (putri-putra mantu), Mulat Dyah Pramesti (putri-putra mantu), dan Reyhan Maulana Setiawan (cucu).
Sesudah lulus Prodi Seni Teater SMKI N Yogyakarta berkiprah sesuai bidang pilihannya. Teman seangkatan Agung Wibowo yang tinggal di Solo, ketika habis takyiah almarhum Wakijan berkesempatan silaturahmi di Warung Mie Mas Yoko Bambang. Di warung ini ada alumni Prodi Seni Teater Mbak Sulis dan Mbak Parilah. Disinilah ada silaturahmi mengenang masa studi di Prodi Seni Teater SMKI N Yogyakarta.
Kang Wakijan menurut Mas Agung Wibowo sesudah lulus tahun 1990, Dia merupakan satu-satunya temen alumni yang konsisten di bidang seni teater. Jika bertemun diajak shering kesenian masih asyik. Sedang yang lainnya sebagian besar menutup diri. Demikian ungkap Mas Agung Wibowo pencipta karya seni pertunjukan Dress Code (2023) yang pernah dipentaskan di Ruang Kreatif Mandala 9 Karanganyar Jawa Tengah pada Minggu 23 September 2023.

Kang Saryono seorang seniman dari Dusun Kalijoho Argosari Sedayu Bantul DIY merupakan sahabat karib berkesenian almarhum Kang Wakijan. Kang Saryono mengatakan bahwa berkesenian bersama Kang Wakijan pada awal tahun 1990. Sesudah lulus Prodi Seni Teater SMKI N Yogyakarta itu menyutradarai lakon Jaya Baya Mukswa. Saya menulis naskah lakon kethoprak Geger Kartosuro dan menyutradarainya, Kang Wakijan berperan sebagai Kek Mulyo seorang pinisepuh yang disuruh menerjemahkan mimpi Amangkurat ke III atau Pangeran Sutikno.

Kelebihan Kang Wakijan menurut Kang Saryono begitu kathah (banyak). Dalam penyuradaran detil sekali, dalam seni peran totalitas tidak diragukan, dalam dekorasi pun mumpuni. Hal lain Kang Wakijan itu enthengan (mudah membantu) membantu teman. Bahkan kerja apa saja mau. Suatu ketika saya ajak bekerja di Alumunium Kaca mau, bahkan sebagai tukang batu pun dilakoni.
Lebih lanjut Kang Saryono mengungkapkan bahwa dalam pergaulan pun sangat baik. Contoh jika dalam proses penggarapan pertunjukan terjadi perdebatan, silang pendapat. Kang Wakijan boten tau mangkel (tidak pernah marah). Rampung berdebat-berargumentasi ya selesai. Bar bengkerengan bali kanca (selesai berdebat kembali berteman). Dia bukan tipe orang pendendam.

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat

Mengingat aktivitas dan kiprah Kang Wakijan dalam bidang seni petunjukan sungguh membanggakan dan menggembirakan. Beliau aktif di Padukuhan Dumpuh menggerakkan TEater Ondar-Andir, di Desa Argodai ikut mengelola Desa Budaya, di Kapanewon Sedayu pernah menggarap Teater Pelopor dalam Festivat Teater Bantul. Di tingkat Provinsi DIY pernah menulis naskah dan menyutradarai lakon Pati Perwira Brongot Setan Kober bersama Paguyuban Kethoprak Pelopor Mudo Budoyo Sedayu Bantul (26 JUli 2008) dengan supotrt Forum Komunikasi MediaTradisional (FK METRA) DIY. Dalam seni Kethorak, Seni Teater dan Tata Artistik Pertunjukan sungguh serius dan bersunguh-sungguh.
Kang Wakijan yang memilih profesi sebagai Seniman Teater memiliki kapasitas pengetahuan dan keterampilan mumpuni. Belian pernah bekerja sebagai Tim Artistik di Kelompok Musik Kua Etnika pimpinan Djadug Ferianto (Alm.), Tim ArtistikKelompok Teater Koma Jakarta pimpinan almarhum Nano Riantiarno(Alm.) dan bekerja bidang Artistik di Televisi Indosiar Jakarta.
Hadir takziyah teman-teman seniman Kang Saryono, Mas Ardhi, Mas Iang, Kang Panut, Mas Agung Wibowo, Mbak Sulis, Mbak Parilah, Mbak RikY Tyas Wulani, Nur Iswantara. Pemberangkatan jenazah Almarhum Kang Wakijan dilepas oleh Bapak Prayitno, Lurah Desa Argodadi, doa oleh Bapak Kyai Masyuri Abdulah. Hadir Bapak Nur Ahmad, S.Pd.I., Carik Desa Argodadi, para Pamong Desa Kalurahan Argodadi dan tokoh masyarakat serta warga masyarakat. Tak ketinggalan Kang Amsyar Syah Bani yang selalu mendampingi Kang Wakijan. Selamat jalan Kang Wakijan. Smoga diterima Allah SWT ditempatkan di surgaNya. Amiin. ***[Penulis & Fotografer: Nur Iswantara].

Komentar

  1. Mulat Dyah Pramesthi berkata:

    Bapak😭 tiang sae. Bapak pun boten ngrasakne sakit malih, andai wingi aku gak pulang ke Imogiri wes tak temenin pak😭getun iku tibo mburi yo pak, bapak ngarep2 kulo mantuk, lho sek mantuk malah njenengan to pak😭

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement