SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PERISTIWA
Beranda / PERISTIWA / Wajib Pajak Harus Waspada Adanya Pencurian Ponsel Di Samsat Surabaya Selatan

Wajib Pajak Harus Waspada Adanya Pencurian Ponsel Di Samsat Surabaya Selatan

Surabaya, suaraglobal.news

Adanya pencurian yang diduga dilakukan oleh oknum wartawan terjadi di Samsat Surabaya Selatan (Ketintang) pada Selasa 07/2026 kemarin terhadap seorang pemohon wajib pajak (WP), dan berakhir damai setalah kedua pihak melakukan mediasi. Hal itu di sampaikan oleh Kepala Staf atau Pamin Samsat Surabaya Selatan IPDA Sigit Prasetyo.

 

Ia menegaskan bahwa kasus pencurian ponsel milik pemohon wajib pajak (WP) bernama Akiyo Wisnu D.A. berakhir damai setalah keduanya melakukan mediasi di ruang khusus, Dalam pernyataannya IPDA Sigit Prasetyo, kasus ini tidak berlanjut sebab korban tidak mempermasalahkan, pelaku, (SRY) ke ranah hukum, intinya korban ini, ponselnya yang sebelumnya di kabarkan hilang ketinggalan sudah ditemukan dan dikembalikan.

 

Kebakaran Melanda SPBU Candangpinggan, Dua Unit Mobil Terbakar Api Berhasil Dipadamkan Cepat

“Jadi korban ini sudah tidak memperpanjang masalahnya, sebab ponsel korban yang sebelumnya lupa di kursi sudah ditemukan dan dikembalikan oleh SRY,” ujar IPDA Sigit.

Sementara Korban Akiyo Wisnu mengapresiasi atas kesigapan petugas dalam melayani serta menangani ketertiban di lingkungan pelayanan wajib pajak di Samsat Surabaya Selatan.

 

“Tentunya selain pelayanannya juga sigap saat adanya laporan tentang ponsel yang ketinggalan di kursi sehingga ditemukan pada salah satu orang yang mengambilnya Jadi saya sangat berterima kasih kepada petugas Samsat Surabaya Selatan terutama IPDA Sigit Prasetyo dalam menyikapi laporan ponsel yang hilang ketinggal di kursi pelayanan wajib pajak,” kata Akiyo.

 

Polres Lamongan Respons Cepat Kebakaran Dapur Di Desa Kedukbembem Mantup Api Berhasil Dipadamkan

Akiyo Wisnu juga menyampaikan kepada awak media bahwa sebelumnya memang HPnya ketinggalan di kursi pelayanan wajib pajak atau di depan ruang mutasi keluar. “Saya baru sadar setalah saya keluar menghadiri panggilan sehingga saya melaporkan ke petugas sekitar sehingga petugas bergerak cepat dan menemukan orang yang mengambil HP saya” katanya.

 

“Tetapi karena HP saya sudah ditemukan. maka, kasus ini berhenti tanpa menempuh jalur hukum,” tandas Akiyo, sementara oknum wartawan berinisial (SRY) mengaku khilaf sebab dirinya saat itu menemukan HP di bawah kursi tanpa ada orang.

“HP tersebut saya mengambilnya karena posisi berada di lantai bawah kursi, jadi berita yang beredar di media, tentunya salah, karena saya tidak mencuri melainkan menemukan. sebab HP tersebut sedang berada di lantai bawah kursi,” ungkap (SRY).

 

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat

(SRY) juga menyampaikan bahwa temuan handphone milik pemohon itu bukan karena disengaja, cuman saat petugas dan pemilik menanyakan pada dirinya, SRY sempat mengelak sehingga petugas melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan itu di lakukan secara menyeluruh terdiri dari tas serta badan dan terakhir kendaraan atau sepeda motor, tetapi HP tersebut memang sengaja di simpan dalam jok motornya.

 

“Atas peristiwa yang menyebabkan ketidak nyamanan terhadap petugas Samsat Surabaya Selatan serta pemohon wajib pajak, saya meminta maaf atas kehilafan serta kesalahan saya atas ketidak transparan terhadap petugas setempat dan suasana Samsat menjadi terganggu akibat ulah saya,” pintanya.

 

SRY juga meminta maaf kepada seluruh insan pres yang berada ditanah air sebab ulahnya semua wartawan menjadi dampak atau imbas dalam peristiwa ini “Jadi sekali lagi, saya meminta maaf kepada seluruh temen-temen jurnalis atas kekhilafan saya, selanjutnya saya kedepannya akan membenahi lebih baik lagi daripada sebelumnya,” tambahnya. (Toni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement