Teater Dahana SMAN 1 Samarinda Juara Peetama FTRN#5 – 2026.
Bantul // suaraglobal.news. Festival Teater Remaja Nusantara – FTRN#5 Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teater Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta menggelar FTRN #5 di Auditorium WS Rendra Jurusan Teater FSP ISI Yogyakarta. FTRN#5 berlangsung mulai hari Senin tanggal 3 Agustus 2026 sampai hari Minggu 8 Agustus 2026 telah berlah berhasil dengan selamat, sukses dan meriah. Dewan Yuri sebagai tim penilai Drs.Suharjoso, Sk., M.Sn., Nanang Arizona, S.Sn., M.Sn. dan Dexara Hachika, S.Sn., M.Sn. pun telah memberikan penilaian dengan seksama.
Sepuluh (10) Kontingen Teater Remaja dari berbagai daerah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang ikut FTRN#5 2026 yaitu 1). Teater Catur – SMAN 2 Pasuruan; 2). Teater Gawe – SMAN 2 Tasikmalaya; 3). Teater Dekik – SMAN 1 Krakasan; 4). Teater Ananta – SMK Ma’arif Terpadu Cicalengka; 5). Teater Wijaya Kusuma – SMAN 1 Ngluwar; 6). Teater Repsos – SMAN 16 Medan; 7). Teater Sang Sendu – SMAN 8 Serang; 8). Teater Dahana – SMA 1 Samarinda; 9). Teater BengkelSastra – SMAN 1 Majalaya; 10). Teater Tenda A – SMAN 2 Serang. Sejumlah 10 kelompok teater remaja ini menghadirkan 100 anak pelajar, generasi muda harapan bangsa yang didampingi oleh guru pembimbing dan pelatih teater remaja.
FTRN telah sukses digelar pada tahun 2013, 2015, 2017, dan 2019 oleh HMJ Teater FSP ISI Yogyakarta. Kegiatan FTRN #5 2026 akan berlangsung selama 6 hari, diikuti 10 kontingen dari seluruh kelompok siswa SMA/SMK Sederajat se-Nusantara yang terpilih dengan sistem kurasi. Setiap kontingen beranggotakan 10 orang yang setiap hari siap beradu kreativitas di atas panggung. Ketua Pelaksana FTRN #5, Dinda Aprilia, menjelaskan ‘Esensi utama dari festival ini bukanlah sekadar ajang kompetisi, melainkan tempat berkumpul, berdiskusi, dan memperluas relasi antar-seniman, siswa, serta akademisi. Selain itu, poin pembeda FTRN #5 dibanding penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya terletak pada upaya masif pengurangan limbah pertunjukan.’ Lanjut Dinda, ‘Latar belakangnya berangkat dari pengamatan empiris kami di FSP, dimana bahan-bahan setelah pementasan sering dibuang sia-sia, menjadi sampah, dan langsung dibakar,” ungkap Dinda.

Dr. I Nyoman Cau Arsana, S.Sn., M.Hum., Dekan FSP
dan Dr. Irwandi, S.Sn., M.Sn, Rektor ISI Yogyakarta memberikan Sambutan dalam Penutupan FTRN#5 – 2026.
Sepuluh (10) kelompok teater pelajar-remaja telah menampilkan karya pertunjukan teater bergaya realis. Para remaja memiliki keberanian berekspresi dan eksplorasi bentuk artistik realis. Dari dua pertunjukan yang mengangkat isu keluarga dalam masyarakat Indonesia tercermin hal keluarga, pendidikan, masalah sosial dalam kehidupan di masyarakat. FTRN#5 merefleksikan keanekaragaman generasi muda memahami kehidupan secara realisme.
Menikmati pertunjukan dua kontingen peserta FTRN#5 2026 usia remaja yang bermain realis sungguh menggembirakan. Teater realis dipilih atas dasar kelekatannya dengan realitas kehidupan, sehingga mampu merepresentasikan berbagai persoalan sosial, budaya, maupun lingkungan secara kontekstual. Pada aras ini kemampuan kreativitas para remaja peserta FTRN#5 ditantang untuk hadir dengan meyakinkan. Panitia menyediakan pilihan naskah lakon baru yang segar dan menantang, dikurasi bersama Indonesia Dramatic Reading Festival (IDRF) demi menjamin kualitas dan kedalaman naskah.
Panitia FTRN kerjabareng dengan Yabbiekayu Eco Living mendorong pemanfaatan kembali material produksi, pengurangan plastik sekali pakai, dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Produksi teater kerap menyumbang limbah material artistik — festival ini berkomitmen menguranginya. Penerapan hal ini disuport penuh Yabbiekayu Eco Living, mitra yang konsisten dalam menerapkan prinsip ramah lingkungan.
Dewan Yuri FTRN#5 2026 : Drs.Suharjoso, Sk., M.Sn., Nanang Arizona, S.Sn., M.Sn. dan Dexara Hachika, S.Sn., M.Sn. telah melakukan penilaian dengan cermat atas gelar karya para teaterawan remaja dari berbagai penjuru Indonesia. Nominasi dan Hasil Pemenang FTFR#5 2026: Juara Utama: Juara I, SMAN 1 Samarinda (Teater Dahana); . Juara II, SMAN 1 Kraksaan (Teater Dekik); Juara III, SMAN 16 Medan (Teater Repsas). Pertunjukan Favorit Juri : SMAN 1 Majalaya (Teater Bengkel Sastra).

Drs. Suharjoso Sk., M.Sn., Ketua Dewan Yuri menyampaikan evaluasi Dan Rano Sumarno, S/Sn., M.Sn., Kajur Teater menyampaikan sambutan Penutupan FTRN#5 – 2026.
Nominasi Sutradara Terbaik: 1).SMAN 16 MEDAN (Teater Respas); 2). SMAN 1 MAJALAYA (Teater Bengkel Sastra); 3).SMAN 1 SAMARINDA (Teater Dahana); 4). SMAN 1 KRAKSAAN (Teater Dekik). Hasilnya Sutradara Terbaik SMAN 1 Majalaya (Teater Bengkel Sastra). Nominasi Penata Artistik Terbaik: 1). SMAN 1 KRAKSAAN (Teater Dekik), 2).SMAN 16 MEDAN (Teater Respas); 3).SMAN 1 SAMARINDA (Teater Dahana); 4). SMAN 1 NGLUWAR (Teater Wijaya Kusuma). Peanata Artistik Terbaik: SMAN 1 SAMARINDA (Teater Dahana).
Nominasi Aktor Terbaik: 1). Jaul dari SMAN 1 SAMARINDA (Teater Dahana);2).Ruben dari SMKN 3 TASIKMALAYA (Teater Gawe); 3). Bekti dari SMAN 1 SAMARINDA (Teatrr Dahana); 4). Bekti dari SMAN 16 MEDAN (Teater Respas). Aktor Terbaik : BEKTI dari SMAN 1 SAMARINDA (Teater Dahana). Nominasi Aktris Terbaik: 1).Nora dari SMAN 1 NGLUWAR (Teater Wijaya Kusuma); 2). Rahayu dari SMAN 1 KRAKSAAN (Teater Dekik); 3).Emak dari SMAN 16 MEDAN (Teater Respas); 4).Minah dari SMAN 16 MEDAN (Teater Repsas). Aktris Terbaik: RAHAYU dari SMAN 1 KRAKSAAN (Teater Dekik).

Dewan Yuri : Drs.Suharjoso, Sk., M.Sn., Nanang Arizona, S.Sn., M.Sn. dan Dexara Hachika, S.Sn., M.Sn., merekap nilai FTRN#5-2026 dibantu Ketua Pelaksana Dinda Aprilia dkk.
Usai pengumuman pemenang FTRN#5 2026, Ketua Dewan Yuri: Drs.Suharjoso, Sk., M.Sn., menyampaikan beberpa catatan. Catatan FTRN#5 : Sebagai teater ekskul, rata-rata belum punya basik latian dasar teater; Sebagai sutradara dilakukan oleh pembinanya; Analisa/tafsir tentang naskah hanya permukaan yang tersurat; apresiasi tentang puisi & prosa minim; begitu juga wawasan tentang titik, garis, bidang & ruang belum nampak (tidak hanya pemain, juga pembinanya); jam latihan sangat minim, akibatnya produksi suara, elastisitas tubuh dan ekspresi acting, kalau tidak over ya under act; jangan tanyakan tentang irama permainan dan penghayatan rasa (mungkin pembinanya ya kebingungan); oleh karena itu Festival ini seyogyanya jangan kompetisi, namun cukup eksebisi dengan lebel predikat tertentu. Sebab kualitas mereka itu rata-rata , 11/12 (sebelas-duabelas), agar tidak terjadi kecemburuan. Ini ini semua aku (Drs.Suharjoso, Sk., M.Sn.,) simpulkan dalam dikusi/evaluasi setelah pementasan. Evaluasi penilaian oleh Dewan Yuri merupakan pengetahuan berharga secara keilmuaan dan keterampilan bagi para remaja peserta FTRN#5-2026.
Akhirnya Rano Sumarno, S.Sn., M.Sn., Kajur Teater menyampaikan beberapa catatan penting berupa kesan dan pesan dalam FTRN, Kesan: Sangat membanggakan HMJ Teater bisa menghidupkan kembali FTRN setelah vakum 7 tahun. Sangat mengharukan spirit peserta (anak2 SMA) yg rela datang jauh2 untuk mengikuti acara bergengsi ini. Suport lembaga, para dosen & alumni sangat positif dalam memberikan atensi pada panitia. Pesan : Semoga para peserta kelak dapat kuliah di Jurusan Teater ISI YK. Semoga semangat FTRN terus menyala dan dijaga secara turun menurun. Sampai jumpa di FTRN#6 tahun 2028.
Keseriusan para remaja pada gelar karya kompetisi FTRN#5 patut mendapatkan apresiasi tinggi karena ada keinginan belajar seni teater realis di masa remaja. Hal ini menjadi sebuah perjuangan demi mencapai prestasi di usia muda bagi para remaja Indonesia dalam kompetisi di FTRN#5-2026 HiMa JusTe FSP ISI Yogyakarta. Selamat bagi sepuluh kontingen teater remaja Indonesia yang telah berhasil mengikuti FTRN#5 2026 HiMa JusTe FSP ISI Yogyakarta. SEmoga FTRN menjadi ajang kreativitas teater generasi muda Imdonesia yang berkarakter dan menggembirakan. Selamat untuk Mbak Dinda Aprilia Hentari, Ketua Pelaksana bersama HMJ Teater FSP ISI Yogyakarta sukses menggelar FTRN#5-2026. Ditunggu kiprah selanjutnya. *** [Penulis & Fotoeditor: Nur Iswantara & Setya Nuurochim].
siap tayang
