Malang,suaraglobal.news Ach Hussairi menghadiri peringatan Haul ke-39 almarhum KH. Yahya Syabrowi yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1, Ganjaran, Gondanglegi, Kabupaten Malang.
Kehadirannya ini dimanfaatkan sebagai momentum penting untuk bersilaturahmi kembali dengan teman-teman seperjuangannya semasa menimba ilmu di pondok pesantren.
Dalam kesempatan tersebut, Ach Hussairi mengungkapkan rasa syukurnya dapat kembali ke pesantren dan mengenang masa-masa belajar terdahulu di bawah asuhan langsung almarhum KH. Khozin Yahya.
Ia berharap langkahnya untuk tetap hadir dan merawat ingatan terhadap masa-masa nyantri ini bisa menjadi wasilah agar dirinya tetap diakui sebagai santri oleh para guru dan kyainya.
“Kehadiran ini adalah bentuk silaturahmi dengan teman-teman semasa mondok dulu. Melalui momen mengenang masa belajar di bawah asuhan almarhum KH. Khozin Yahya ini, saya berharap tetap diakui sebagai santri beliau,” ujar Ach Hussairi.
Peringatan haul pendiri pondok pesantren ini menjadi ruang temu spiritual sekaligus ajang sambung rasa bagi para alumni dari berbagai daerah yang ingin merekatkan kembali tali persaudaraan sesama santri.
Syaiful/Sambo



Komentar